Pengalaman Kepulangan ke Indonesia Melalui Kansai Airport

(Diceritakan oleh sdr. Sokhid, mahasiswa S2 Hiroshima University dengan suntingan seperlunya)

Sokhid

Saat pulang kampung ke Indonesia untuk pertama kali tanpa bersama orang lain yang sudah berpengalaman mungkin tidak masalah bagi sebagian orang, tapi kadang bikin keder juga buat sebagian yang lain. Walaupun begitu, sedikit mengetahui (prosedur) apa yang semestinya diikuti tentu akan lebih baik khan?

Nah ini sedikit gambaran bagi kamu yang mau pulkam (pulang kampung) ke Indonesia via Kansai International Airport (KIX) dan Kuala Lumpur Airport (KUL). Diceritakan di sini adalah dengan menggunakan jasa Air Asia  🙂

MENUJU KANSAI INTERNATIONAL AIRPORT DARI OSAKA STATION

  1. Kalau dari Saijō (Higashihiroshima), bisa pakai jasa Willer Express dan turun di Osaka Station (turun pas posisinya di Eki Marche Osaka)

    Denah Eki Marche Osaka

  2. Menggunakan limousine bus: Eki Marche Osaka menyeberang zebra cross KE KANAN, belok kiri terus jalan sekitar 50 m sampai lampu merah, menyeberang zebra cross LURUS saja, terus KE KANAN 50 m sampai halte (mini terminal) limousine bus. Ikuti arah panah merah di denah di atas.

    600442_4467677858299_753483808_n64589_4467678218308_738659838_n

  3. Untuk sampai ke Kansai International Airport: beli tiket one way Limousine (1500¥ dewasa, 750¥ anak, dan kelipatannya), di mesin pilih yang warna merah (untuk Kansai, karena biru untuk Osaka Airport). Kalau bawa barang nanti dikasih tanda bagasi. Jadwal pemberangkatan dan keterangan lama perjalanan dapat dilihat di atas.
  4. Fare Limousine Bus Osaka/Kansai 1481092_4467677298285_1769503293_n644075_4467678378312_910854843_n

 

 

SAAT DI KANSAI INTERNATIONAL AIRPORT

Denah Kansai

  1. Setibanya di Kansai, kita langsung di lantai 4 yaitu untuk keberangkatan internasional. Nah, agan masuk aja ke bandara. Lihat petunjuk garis warna hijau.
  2. Jika pakai Air Asia, maka check-in di counter A (paling ujung) dan buka 2 jam sebelum pemberangkatan (kalau nggak salah ya). Siapkan tiket dan passport. Oh iya, tas yang ditenteng cuma satu, yang lain-lain masuk bagasi semua. Di sini antrian lumayan panjang, jadi bersegeralah check-in (lihat poin 1 di denah).
  3. Setelah check-in, langsung ke pemeriksaan barang (lihat poin 2 di denah). Ikat pinggang, jaket, kadang juga sepatu harus dilepas. Barang elekronik seperti laptop, telepon selular, iPad dan sebagainya juga mesti ditunjukkan dan dikeluarkan dari tas. Apalagi barang-barang yang memang dilarang seperti gunting, pisau, cairan (shampo, sabun cair, minuman, odol), bom dan sebagainya . Benda logam seperti koin, souvenir sebaiknya juga masuk bagasi. Intinya semakin sedikit barang yang ditenteng semakin cepat pemeriksaan. Nah, di sini nih antriannya panjang dan lambat bergerak, mungkin 20-30 menit. Jadi semakin cepat check-in, semakin tenang hati kita.
  4. Lepas dari pemeriksaan barang, selanjutnya ke lantai 3 via eskalator di sebelah kiri counter pemeriksaan barang. Setelah turun dari eskalator, di sebelah kiri agan & sebelum pemeriksaan paspor, ada meja untuk isi special re-entry permit form (nama, tanggal lahir, destination, nomor penerbangan, tanda tangan) dan ada petugas yang menanyakan mau balik lagi ke Jepang apa tidak. Siapkan paspor dan tiket, dan langsung ke counter imigrasi. (lihat poin 3 di denah).
  5. Selesai dari prosedur di poin 3, silahkan berjalan ke kiri (atau sesuai gate masing-masing) untuk naik bis ke anjungan utama. Siapkan juga paspor dan tiket, karena masih ada satu pemeriksaan lagi. Dari anjungan utama, kita menuju pesawat masing-masing dan selesailah prosedur di Kansai.
  6. Jangan lupa berdoa biar perjalanan lancar dan kasih kabar ke keluarga.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Kadang di Kansai, kita didatangi polisi Jepang (interogasi) tentang siapa kita, apa tujuannya dan sebagainya. Santai saja, sepanjang waktu masih leluasa silahkan jawab. Tapi kalau sudah mepet, ya sebaiknya beri tahu bahwa kita sedang buru-buru.
  • Jika ingin sholat, mushola ada di bagian belakang blok C-D (depan Starbucks Coffe).
  • Jika mau beli souvenir, waktu itu aku beli di toko blok D (belakang Starbucks Coffe). Mochi-nya enak harga 600 yen 3 kotak, Kitkat teh hijau, gantungan kunci dan sebagainya.

SEGERA CHECK IN, JANGAN MEPET WAKTU PEMBERANGKATAN. ANTRIAN DI MASKAPAI DAN PEMERIKSAAN BARANG BISA MENJADIKAN KITA PANIK.
APALAGI JIKA BERSAMA KELUARGA ATAU ROMBONGAN. JANGAN SAMPAI KETINGGALAN PESAWAT (ADA KEJADIAN NYATA)

 

SAAT DI KUALA LUMPUR AIRPORT

Sebelum sampai di Indonesia, agan yang kadung naik Air Asia mesti mampir dulu Kuala Lumpur Airport. Ehm ada “sesuatu” yang tiba-tiba mampir di benak ini, mengingat hubungan dua negara ini yang emang (sering) begitu. Anyway, ketibaanku (hihihi, pake istilah melayu nih) disambut alunan lagu lawas “Cinta Kita” Inka Christie. Nah, berikut ini yang agan perlu perhatikan saat di sini.

PROSEDUR “KETIBAAN”

  1. Setibanya, agan cukup jalan dari pesawat ke bandara via pintu “Ketibaan Antarbangsa”.
    858226_4502307244012_170571049_o
  2. Naik eskalator nanti masuk bagian “Imigresen” pilih counter “foreign passport”. Siapkan tiket dan paspor. Oh iya, kalau agan belum sholat di pesawat, boleh kok numpang sholat di sini (di samping kanan toilet) silahkan izin sama petugas di situ.
  3. Selesai diperiksa di imigrasi, agan cari sign “Kastam” dan ikuti sampai lihat sign “Perlepasan” yang mengarahkan agan ke pintu keluar “Ketibaan Antarbangsa”. Nah kalau agan transit di KL lumayan lama (aku 5 jam 😯 ) sebaiknya tukar ringgit di counter-counter menjelang pintu keluar “Ketibaan Antarbangsa” buat beli makanan atau souvenir (3000 ¥ = 69 ringgit, kisarannya).
    307446_4502307764025_1154223611_n860225_4502357965280_672149368_o844015_4502364885453_1493025995_o
  4. Kalau sudah dapat ringgit, lurus aja menuju pintu keluar “Ketibaan Antarbangsa”.
    188395_4502316804251_387122769_n
  5. Prosedur ketibaan dinyatakan selesai.

PROSEDUR “PERLEPASAN”

  1. Silakan cari dan ikuti sign “Pelepasan” sampai ketemu McD. Pintu gerbang “Pelepasan” persis di sebelah kiri agan. Di depan McD juga ada papan jadwal penerbangan, silahkan cek.
  2. Masuk ke pintu “Pelepasan”. Oh iya, di depan pintu ada petunjuk yang menyatakan kalau mau check-in untuk penerbangan ke Indonesia ada di counter R26 sampai R39.
    14015_4502345164960_820290362_n
  3. Setelah di dalam ruangan, silakan ke kanan sampai mentok. Nah di situlah berdiri counter R26 sampai R39. Masuk pintu periksaan barang bawaan. Kalau ditanya, bilang “bag” mau ditenteng.
  4. Check-in dimulai sejak 3 jam sebelum pemberangkatan. Siapkan paspor, tiket Osaka-Kuala Lumpur, sama tiket bagasi dan bilang sama petugasnya bahwa kita transit dari Osaka mau ke Jakarta (misalnya) dengan pesawat jam sekian. Petugas akan kasih tiket baru untuk tujuan Kuala Lumpur-Jakarta (misal). Oh iya, waktu di Kuala Lumpur lebih lambat sejam dibanding Jepang (GMT + 8), jangan lupa menyetel ulang jam dan petunjuk waktu,
    261219_4502361765375_1981150880_n
  5. Habis check-in, jalan lurus menuju dan masuk aja ke pintu “Pelepasan Antarbangsa” yang berada di sebelah kiri pintu masuk “Perlepasan” tadi.
  6. Setelah naik eskalator, lapor lagi di imigrasi, tunjukkan paspor dan tiket Kuala Lumpur-Jakarta.
  7. Setelah pemeriksaan barang, jalan ke kanan dan ikuti petunjuk gate T1-T14 (atau sesuai tiket). Nanti turun pakai eskalator dan ketemulah “duty free shop”.
  8. Di seberang “duty free shop” agan menunggu penerbangan. Silakan cek di layar TV yang menampilkan jadwal pelepasan pesawat, ada info seperti: Sila Masuk, Tutup, Terlepaskan, dan lain-lain.
  9. Jika pesawat agan sudah “sila masuk”, nanti habis cek paspor dan tiket, jalan ke kanan ikuti aja penumpang yang lain yang mengantarkan dikau ke Air Asia.
  10. Naik pesawat, duduk manis, tidur dan sampailah di Indonesia deh. Jangan lupa berdoa 🙂

* PROSEDUR “MENUNGGU”

  • Wah kalau yang ini terserah deh, mau cari makanan atau souvenir atau yg lain-lain. Atau mau bikin puisi, cerpen dan lain-lain tergantung panggilan hati 🙂 Lama transit juag beda-beda tergantung jadwal pesawat ke kota tujuan di Indonesia. Nah kalau mau makan di McD, ayam goreng ipin-upin sekitar 7,8 ringgit, kentang goreng plus cola 7 ringgit. Ngga ada nasi ya di situ 🙂 (HAH?? -redaksi).
  • Souvenir kayak gantungan kunci, miniatur menara Petronas, kaos dan lain-lain ada di toko via pintu masuk samping McD. Pemeriksaan barang cukup longgar di sini, jadi souvenir logam lolos-lolos saja waktu itu.
  • Kalau tadi lupa tuker ringgit sebelum keluar pintu “Ketibaan Antarbangsa”, agan bisa juga tuker di CIMB Bank atau Hong Leon Bank di belakang Balai Polisi.

SEMOGA BERMANFAAT DAN SELAMAT SAMPAI DI INDONESIA!

8 komentar

  1. Thanks infonya Pak Sokhid. Sebagai tambahan, perlu diketahui ada dua macam airport yang agak berdekatan di Kuala Lumpur, yakni KLIA (Kuala Lumpur International Airport) dan LCCT (Low Cost Carrier Terminal) Airport. Terakhir yang saya ketahui, untuk penerbangan Air Asia departure-nya melalui LCCT, sedangkan Lion Air, Malaysian Air lewat KLIA. Jadi mesti perhatikan akan kemana pesawat dari Jepang tiba di Malaysia, apakah KLIA atau LCCT. Untuk transfer antar airport bisa dengan bis atau taksi. Ongkos dengan bis 2.5 Malaysian Ringgit (MYR), sedangkan taksi bisa kena MYR 40. Waktu tempuh bis sekitar 20 menit, tapi bisa agak lama menunggu sampai bisnya datang (cuma ada satu kalau enggak salah, soalnya drivernya yang “itu-itu” juga).

    1. Tas yang dibawa masuk ke kabin maksimal 2 buah dengan rincian, Koper ukuran kabin dengan berat maksimal 7 kg dan tas punggung/tenteng. Aturan ini cukup ketat diterapkan di Kansai airport sehingga jika berat koper sudah sesuai namun tas punggung terlihat berat, petugas akan meminta untuk menimbangnya juga. Berat total kedua tas tersebut tidak boleh melebihi 10 kg (koper kecil tetap dengan berat maksimal 7 kg). Jika lebih, terpaksa harus membayar ongkos kelebihan bagasi sekitar 5000-6000 yen. Setiap barang yang dibawa masuk ke kabin harus diberi ‘tag’/tanda pengenal sehingga tas yang tidak ada ‘tag’ kemungkinan akan ditolak ketika masuk ke pesawat.
      Jika mau main kucing2an juga bisa (misal menyembunyikan tas ketika check-in), namun resiko tidak bisa berangkat menanti.

  2. Saya mau tanya , saya juga orang Indonesia. Tapi saya sekarang tinggal di Malaysia
    Passport saya sudah.ganti baru di Perwakilan RI Kuala Lumpur
    Saya pesan tiket airasia lewat internet, dan web check in airasia mau saya tulis issuing city passport,jadi saya patut tulis issuing city Indonesia atau Malaysia?
    Ini pertama kali saya pulang

    1. Terimakasih sudah bertanya,

      Mungkin bisa dilihat di halaman pertama pasportnya mba Yenni Liu setahu saya jelas disana ada semua. Silahkan dicheck di halaman pertama pasportnya.

      Salam,

      Imam Wahyudi Farid
      Ketua PPIHiroshima 2015/2016

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *